Dalam Buku 7 Laws of Happiness, (Kaifa, 2008), Arvan Pradiansyah menulis sebagai berikut:
Sabar, sering disalahtafsirkan menjadi tidak berbuat apa-apa. Sabar sering diwujudkan dalam sikap berdiam diri, berpangku tangan, tidak melakukan usaha apa pun dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan. Kalau demikian, sabar adalah sesuatu yang berbahaya dan sangat menyesatkan.
Berpangku tangan dan tidak melakukan apa-apa bukanlah sebuah bentuk kesabaran. Berpangku tangan tidaklah akan menghasilkan perubahan apapun. Padahal, kesabaran adalah sesuatu yang pasti akan mendatangkan perubahan.
Sabar, tidak sama dengan pasrah. Kalau seseorang sudah melakukan sesuatu kemudian tidak berhasil, bukanlah menjadi alasan baginya memilih bersikap pasrah. Bagi orang-orang sabar, perubahan hanyalah persoalan waktu.
Bayangkan apa yang terjadi pada Kolonel Sanders ketika ia harus menawarkan resep ayam gorengnya ke restoran-restoran di Amerika. Bagaimana perasaan Sanders begitu ia mendapatkan penolakan. Bahkan konon, Sanders mengalami penolakan ini sampai lebih dari seratus kali! Jadi, apakah Anda dapat membayangkan sesabar apakah Sanders sehingga ia sekarang ini dikenal dengan resep fried chicken yang ada di seluruh penjuru dunia? Bayangkan kualitas mental apakah yang ia miliki sampai ia mampu menaklukkan berbagai perasaan kecewa yang ia derita karena penolakan-penolakan tersebut. Dengan kesabarannya itu, Sanders mampu belajar dari kegagalannya dan menciptakan cara-cara yang berbeda sampai akhirnya mampu meyakinkan seorang pemilik restoran untuk menjual resep ayam gorengnya.
Bagi orang sabar,
Tak ada kata tak bisa
Tak ada kata tak mungkin
Segala sesuatu selalu mungkin untuk dilakukan
Keberhasilan hanyalah masalah waktu
Ingatlah, bahwa sabar adalah kata kerja aktif, bukan pasif.
Tentang sabar, dalam Al-Quran Surat Huud ayat 49 diterangkan:
"Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa."
Juga disebut dalam surat Al-Ma'arij ayat 5: "Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik."
Bagaimana contoh bentuk sabar yang baik itu?
Dalam Ringkasan Shahih Al-Bukhari (Mizan, 2008) disebutkan: Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw. pernah bersabda. " Dan apabila seorang memaki atau mengajak berkelahi, katakan padanya, 'Aku sedang berpuasa'."
Begitulah sebuah bentuk sabar yang baik. Sabar yang dilakukan ketika seseorang berpuasa.
Alhamdulillah, puasa Ramadhan memberi tempat yang panjang sebulan penuh bagi kita untuk melatih kesabaran yang baik.[]
Diambil dari catatan penerbit mizan
Tuesday, August 25, 2009
Renungan Ramadhan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment